14 September 2009

TRI MITRA KARYA MANDIRI Oleh : Sopian Sauri A,Md

POLITEKNIK TMKM merupakan pendidikan tinggi profesional karena didukung oleh dosen yang kompeten, bekerjasama dengan industri yang relevan sehingga lulusan mudah bekerja sesuai dengan keahlianya atau dapat berwirausaha yang mandiri.

Politeknik TMKM adalah Perguruan tinggi Profesional Jenjang Diploma Tiga (D3) dan lulusan berhak menggunakan sebutan Ahli Madya (A.Md). Mahasiswa TMKM tidak hanya memahami filosof keilmuan sesuai dengan program studinya, namun mendapat pembentukan skill dan penerapan teknologi IT mengikuti dinamika kebutuhan dunia usaha dan dunia industri serta kurikulum berbasis kompetensi.

Politeknik TMKM yang terselenggara di bawah naungan Yayasan Pendidikan Tri Mitra Karya Mandiri yang beralamat di Jl. By Pass Jomin Barat Kota Baru Karawang, merupakan pilihan yang tepat bagi lulusan SMA atau sederajat karena memberikan pilihan program studi dengan membuka jurusan pendidikan yaitu Jurusan Administrasi Bisnis, Jurusan Akuntansi, Jurusan Teknik Komputer, serta Jurusan Teknik Elektronika. Di Politeknik TMKM dengan program studi Administrasi Bisnis dan Teknik Komputer telah memperoleh akreditasi “C” dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT).

Melalui program studi administrasi bisnis dan administrasi perhotelan, sehingga lulusanya dapat menguasai bidang administrasi juga terampil dalam bidang administrasi perhotelan. Selain itu jurusan akuntansi dengan program studi akuntansi komputer, dan akuntansi syariah. Lulusan menguasai bidang akuntansi komputer serta sistem informasi akuntansi. Politeknik TMKM melalui jurusan teknik komputer dengan program studi sistem informasi dan teknik informasi. Lulusan menguasai dan terampil di bidang teknologi komputer. Untuk menghasilkan tenaga kerja yang memiliki keterampilan dalam bidang teknologi elektronika, membuka jurusan teknik elektronika dengan program studi elektronika industri, dan sistem komputer.

Dengan pendidikan yang sistematik, sistem pembelajaran diberikan secara komprehensif dan terarah. Politeknik TMKM menghasilkan mahasiswa yang siap pakai, memiliki kemampuan profesional dan beretos kerja tinggi. Sehingga lulusanya mudah bekerja sesuai dengan bidangnya masing-masing, ataupun dapat berwirausaha yang mandiri.

Ditunjang dengan dosen dan tenaga pengajar yang profesional dan berpengalaman dalam bidangnya masing-masing. Selain itu memiliki fasilitas, sarana dan prasarana pendidikan yang lengkap seperti Lab komputer hardware, Lab komputer software, Lab elektronika dan instrumentasi, Lab administrasi perhotelan, Lab akuntansi komputer, dan multi media. Untuk informasi lebih lanjut hubungi kampus & sekretariat pendaftaran. Kampus I : Jl. Raya By Pass Jomin, Telp. (0264) 303744 – 8385140. Kampus II : Jl. By Pass Jomin No. 219 Jomin Barat Kotabaru Karawang. Telp. (0264) 300185.


12 September 2009

CORETAN KRITIS


Yang paling saya sukai dari coretan Pak Yudi adalah yang berjudul "Arti Sebuah Kepuasan". Sbb :
Ketika kita dihadapkan pada sebuah masalah, tentang kurangnya penerimaan masiswa baru pada sebuah perguruan tinggi, katakanlan, tempat saya mengajar di Politeknik Tri Mitra Karya Mandiri, sebuah pernyataan meluncur bahwa : “Promosi yang baik adalah oleh mahasiswanya sendiri yang berbicara dari mulut kemulut, dan mahasiswa mau berbicara jika mereka sudah mendapat kepuasan” sebuah pernyataan yang boleh dikatakan betul, meski saya tidak pernah dan belum mengadakan penelitian, berapa persen sih pengaruh mahasiswa terhadap penerimaan mahasiswa baru jika mereka mendapatkan kepuasan dari lembaga, saya berani memperkirakan 50% persen sangat sangat berpengaruh. Tapi kita tidak pernah berpikir apakah mahasiswa kita sudah mendapatkan kepuasan, nyatanya mungkin saja belum karena mereka masih enggan berbicara tentang almamater-nya, jika saja belum apa yang meski kita lakukan. ada berberapa hal yang saya soroti.
  1. Kurikulum : perlu pengajian ulang kurikulum, dimana Perguruan tinggi kita adalah sebuah Politeknik dengan acuan 60% praktek dan 40% teori, dan ke khas-an dari kurikulum kita harus lebih dipertegas kemana arah-nya, titik berat apa yang akan menjadi skil mereka stelah lulus kuliah, kebingungan dikalangan mahasiswa masih nampak, mereka belum tau arah kemana mereka akan dibawa.
  2. Pola Pengajaran : sistematika mengajar dari seorang dosen sedikit banyak akan mempengaruhi pemahaman mahisiswa pada materi yang diajarkan oleh dosen, jangan dikatakan bahwa anak didik kita yang tidak memahami materi berarti bodoh, sebuah anggapan yang keliru, paham dan tidaknya mahasiswa terhadap materi perkuliahan itu tergantung dari bagaimana dosen menyampaikan bahan ajar.
  3. Fasilitas : sarana praktekum, olah raga, seni dll sudahkah memenuhi syarat.
  4. Personaliti : seorang guru/dosen adalah pendidik, seorang pendidik adalah orang yang selalu berpikir idealis dan benar, berpikir benar adalah berpikir tentang kebenaran tidak berpikir “nih saya yang paling benar”, mengakui kesalahan diri sendiri dan bersikap gentle itu adalah tindakan yang benar, bersikap mengahargai mahasiswa dan berbicara sopan itu yang diharapkan mahasiswa. sudahkah kita mempunyai ciri bahwa kita adalah seorang pendidik, status kita sebagai pendidik mungkin masih jauh yang ada hanya sebagai pengajar dimana kita hanya memberikan ilmu dan skil kepada mahasiswa.
  5. Pelayanan : Sudahkah kita melayana mahasiswa dengan baik, seluruh unsur/elemen yang membentuk politeknik ini sudah saatnya kita memberikan dan penghormatan yang lebih kepada mahasiswa.
Perlu kajian secara khusus, bagaimana caranya Politeknik ini memberikan kepuasan kepada mahasiswa, mari kita bicarakan bersama duduk bersama dan tidak berpikir “saya yang paling benar”.
Untuk seluruh mahasiswa, mari kita berjuang untuk kemajuan Politeknik TMKM yang kita cintai ini, jangan segan dan jangan ragu berbicaralah kepada rekan bahwa kita kuliah di Politeknik TMKM, dan tunjukanlah bahwa kita punya keahlian.
written by Yudi Nugraha ST
Di tambah lagi dengan saran dari Bu Dian :
Benar bapak, bahwa kita dari sekarang harus punya “the power of product”. Artinya jika produk kita mempunyai kekuatan, ga perlu promosi gede-gedean, orang akan nyamperin sendiri. Karena yang merasakan produk kita adalah konsumen, yang notabene konsumen Politeknik TMKM adalah mahasiswa, produk dari Politeknik juga salah satunya mahasiswa (jika telah jadi output/alumni), tapi didukung oleh “ramuan” atau komposisi dari Politeknik itu sendiri, seperti kurikulum, fasilitas, SDM (pengajar dan stafnya), metode pembelajaran. Hal ini mungkin sebagai bahan berpikir kita..bahwa mahasiswa hanya bisa berpromosi ke dunia luar tentang Politeknik hanya dari segi biaya MURAH!!!! dari kualitas??????tau dah…..so…mohon dukungan semua pihak, staf struktural, DOSEN jangan hanya jadi pengajar saja dong, selesai kuliah pulang, PR kita masih banyak….liat tuh mahasiswa berkoar-koar, ayo bareng2 instropeksi diri, yang ngaku civitas akademika, jangan manyun aja, berjuang yuk, majuin Politeknik ini. 

09 September 2009

08 September 2009

PASCA KULIAH DI TMKM

PERKEMBANGAN BISNIS PULSA

Sekarang ini hampir setiap orang memiliki handphone. Kita semua sudah tahu saat ini Handphone sudah menjadi suatu kebutuhan pokok. Dari tahun ketahun, pengguna handphone selalu meningkat dan akan terus meningkat. Dari data yg ada, pertumbuhan pengguna kartu prabayar di Indonesia terjadi peningkatan 20% tiap tahun nya. Bahkan konsumen kartu prabayar saat ini sudah lebih dari 30 juta pemakai di seluruh Indonesia. Tentunya ini peluang bagi kita. Karena itu Bisnis pulsa bisa memberikan penghasilan tambahan yang luar biasa bagi anda. Jika anda saat ini sedang menjalankan bisnis pulsa atau berencana memulainya, jangan takut dan ragu-ragu terjun dalam bisnis pulsa..!!!, sebab bisnis pulsa adalah bisnis real yang tidak akan pudar.

07 September 2009

My Self

Foto saya
Cikampek, JABAR, Indonesia
Saya pernah di tanya oleh atasan saya, “kamu kuliah sudah bisa apa?”. Saat itu adalah saat yang paling menyakitkan buat saya.. Dengan mengandalkan gaji untuk bisa kuliah seakan2 dia tidak menghargai perjuangan ini. Saat itu saya kembali berpikir, bangku perkuliahan merupakan sarana untuk menjadikan SDM yang mampu menghasilkan uang dlm mencukupi hidup. Tapi, “Apa yg saya dapatkan dari bangku pkuliahan?”.